Puisi : Diam
Karya : DonaRa
Suara piano yang menyebar dengan hangat
Ku tutup kedua mataku
Menikmati hingar bingar dalam hati ku
Aku terdiam...
Mengingat hari - hari yang telah berlalu
Mengapa aku terluka begitu parah?
Mengapa aku tak bisa mengatakan apa - apa
ketika aku waktunya untuk banyak bicara?
Apakah kau mendengar aku bicara sendiri tentang kesedihan ku?
Mata mu seakan berbisik bahwa semuanya baik baik saja
Kau terasa begitu jauh
Aku tersadar
Bahwa ini hanyalah kenangan
Kenangan bertemu dengan mu seperti sebuah mimpi yang bohong
Meskipun perpisahan hanya sekali
Namun mengapa kerinduan ada banyak sekali?
Dan aku hanya bisa terdiam menahan kerinduan yang beribu ini
Untuk mu ada rindu yang terpendam
Ada rasa yang tak bisa diungkapkan...
Karya : DonaRa
Suara piano yang menyebar dengan hangat
Ku tutup kedua mataku
Menikmati hingar bingar dalam hati ku
Aku terdiam...
Mengingat hari - hari yang telah berlalu
Mengapa aku terluka begitu parah?
Mengapa aku tak bisa mengatakan apa - apa
ketika aku waktunya untuk banyak bicara?
Apakah kau mendengar aku bicara sendiri tentang kesedihan ku?
Mata mu seakan berbisik bahwa semuanya baik baik saja
Kau terasa begitu jauh
Aku tersadar
Bahwa ini hanyalah kenangan
Kenangan bertemu dengan mu seperti sebuah mimpi yang bohong
Meskipun perpisahan hanya sekali
Namun mengapa kerinduan ada banyak sekali?
Dan aku hanya bisa terdiam menahan kerinduan yang beribu ini
Untuk mu ada rindu yang terpendam
Ada rasa yang tak bisa diungkapkan...
Komentar
Posting Komentar